Sudah Tahu Apa Saja Jenis SOP? Yuk Cek Disini! - pianogreen.site

Latest

Jumat, 11 Oktober 2019

Sudah Tahu Apa Saja Jenis SOP? Yuk Cek Disini!


Standar operasional prosedur atau SOP adalah suatu intruksi yang berisi pedoman atau acuan yang dipakai oleh perusahaan yang memiliki kekuatan sebagai petunjuk untuk pekerjaan.  Bisa dikatakan bahwa suatu prosedur yang telah terstandarisasi akan lebih efektif. Untuk itu, SOP akan menciptakan sistem manajemen yang memiliki kualitas yang baik. Ada beberapa jenis SOP yang perlu anda ketahui sebelum membuatnya. Untuk itu, berikut akan diulas berbagai jenis SOP. 

Jenis SOP yang Harus Anda Tahu

1. Berdasarkan Sifat Kegiatan

Berdasarkan sifat kegiatannya, SOP dpat dibedakan menjadi dua jenis yaitu SOP Teknis dan SOP administratif. SOP teknis merupakan sebuah prsedur standar yang bersifat lebih rinci dari kegiatan yang dilakukan. Baik dilakukan perseorangan ataupun pelaksanaan dengan satu peran atau jabatan. SOP teknis ini berisikan langkah-langkah secara rinci atau cara melakukan pekerjaan secara detail. SOP teknis biasanya dilakukan oleh pelaksana tunggal seperti pemeliharaan, kearsipan, korespondensi dan lainnya.
Berdasarkan dari sifat kegiatannya, SOP adalah prosedur yang dapat dibedakan menjadi rinci dan tidak rinci. Untuk prosedur standar yang bersifat umum dan kurang rinci, anda dapat menyebutnya SOP administratif. SOP ini mempunya ciri yaitu berisi tahapan-tahapan yang berupa pelaksanaan kegiatan yang bersifat makro atau mikro dimana tidak menggambarkan proses ketika melakukan kegiatan tersebut atau tidak detail.

2. Berdasarkan Cakupan dan Besar Kegiatan

Jika dilihat dari besar kegiatannya, SOP juga dibagi menjadi dua yakni SOP makro dan SOP mikro. SOP makro memiliki pengertian yakni terdiri dari beberapa SOP mikro yang merupakan bagian dari kegitan tersebut. Bisa dikatakan SOP mikro adalah bagian dari sebuah SOP makro dimana SOP ini akan menjadi bagian dari kegiatan SOP makro yang memiliki cakupan yang lebih besar.

3. Berdasarkan Cakupan dan Kelengkapan Kegiatan

Manfaat dari SOP adalah menciptakan standar kinerja serta memperbaiki kinerja dan membantu evaluasi bagi perusahaan yang telah melakukannya. Untuk itu, berdasarkan cakupan dan kelengkapan kegiatan dikaterogikan menjadi dua, yang pertama adalah SOP final. SOP ini berdasarkan cakupan kegiatannya adalah menghasilkan produk utama yang paling akhir. Seperti SOP penyusunan pedoman adalah hasil akhir dari SOP penyiapan bahan penyusunan pedoman.
Sedangkan SOP parsial merupakan SOP yang cakupan kegiatannya belum menghasilkan suatu produk pedoman yang final sehingga kegiatan yang tercantunm dalam SOP ini masih berupa rangkaian kegiatan yang nantinya akn menciptakan produk utama. Untuk dalam pembuatannya SOP adalah suatu bentuk peraturan yang bersifat mengikat namun tetap bersifat dinamis karena bila terdapat perubahan, maka akan tetap diperbaiki hingga menghasilkan sebuah kinerja yang efektif nantinya.

4. Berdasarkan Cakupan dan Jenis Kegiatan

Dalam hal cakupan dan jenis kegiatannya, SOP pun dikategorikan menjadi dua yaitu SOP generik dan SOP spesifik. Untuk SOP generik merupakan SOP berdasarkan sifat dan muatan kegiatan yang relatif memiliki kesamaan. Mulai dari tahapan kegiatannya hingga pelaksanannnya. Selain itu, perbedaan jenis SOP ini hanya disebabkan dengan adanya penerapan lokasi SOP tersebut.
Menurut fungsinya SOP adalah sebuah pedoman dalam melaksanakan pekerja rutin. Namun untuk jenis kegiatannya, SOP juga dibagi menjadi SOP spesifik. Berdasarkan sifat dan muatan kegiatannya, SOP ini memiliki perbedaan mulai dari tahapan kegiatannya, pelaksana kegiatannya dan tempat dimana SOP tersebut diterapkan.
Dengan mengetahui jenis-jenis SOP tersebut tentu saja perusahaan anda akan semakin mengerti tentang pentingnya menerapkan pedoman ini di perusahaan. Dengan adanya SOP, tentu saja sebuah perusahaan akan menjadi lebih teratur dan memiliki pedoman yang bisa dianut dan menjadi standar bekerja bagi seluruh karyawan di perusahaan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar